PROCESS
CHEMISTRY AND COMBINATORIAL CHEMISTRY
Kimia
kombinatorial
merupakan suatu pendekatan dalam ilmu kimia yang melibatkan sintesis berbagai
jenis molekul yang berjumlah banyak tetapi erat terkait satu sama lain. Proses
ini dibantu oleh simulasi dengan komputer dan peralatan robotik.
Kimia
kombinatorial melibatkan metode sintesis kimia yang memungkinkan untuk
mempreparasi senyawa dalam jumlah yang besar (puluhan hingga ribuan atau bahkan
jutaan) dalam suatu proses tunggal. Perpustakan senyawa tersebut dapat dibuat
sebagai campuran, serangkaian senyawa tunggal atau struktur senyawa kimia yang
dihasilkan dari program komputer. Kimia kombinatorial dapat pula digunakan
untuk mensintesis molekul kecil dan peptida.
Strategi yang
digunakan untuk mengidentifikasi komponen yang berguna dalam perpustakaan
senyawa tersebut juga merupakan bagian dari kimia kombinatorial. Metode yang
digunakan dalam kimia kombinatorial dapat pula diaplikasikan di luar bidang
ilmu kimia
Sintesis
molekul secara kombinatorial dapat secara cepat menghasilkan molekul dalam
jumlah yang besar. Prinsip dasar dari
kimia kombinatorial adalah untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah
besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut.
Dalam bentuk modernnya, kimia
kombinatorial kemungkinan memberi pengaruh besar bagi industri farmasi.
Peneliti mencoba untuk mengoptimasi profil aktivitas dari suatu senyawa dengan
membuat 'perpustakaan' dari banyak senyawa yang berbeda namun saling terkait
satu sama lain. Kemajuan dalam robotika menjadikan pendekatan industri terhadap
sintesis kombinatorial semakin erat, membuat perusahaan secara rutin
menghasilkan lebih dari 100,000 senyawa baru dan unik setiap tahun.
Sintesis
kombinatorial - peptida
"Sintesis pisah-campur" ("split-mix
synthesis") kombinatorial didasari oleh sintesis fasa padat yang
dikembangkan oleh Merrifield. Jika perpustakaan peptida kombinatorial
disintesis menggunakan 20 asam amino (atau jenis lain dari blok pembangun)
manik akan membentuk dukungan padat yang dibagi menjadi 20 bagian yang sama.
Hal ini diikuti dengan kopling asam amino yang berbeda untuk setiap bagian.
Langkah ketiga adalah mencampur semua bagian. Ketiga langkah tersebut
menampilkan berbagai siklus. Pemanjangan rantai peptida dapat diwujudkan hanya
dengan mengulangi langkah-langkah dalam siklus.
Prosedur ini
diilustrasikan oleh sintesis perpustakaan dipeptida menggunakan tiga asam amino
yang sama seperti blok pembangun di kedua siklus. Setiap komponen dari
perpustakaan ini mengandung dua asam amino yang disusun dalam urutan yang
berbeda. Asam amino yang digunakan dalam kopling diwakili oleh lingkaran
kuning, biru dan merah pada gambar. Panah divergen menunjukkan pembagian resin
dukungan padat (lingkaran hijau) ke dalam bagian yang sama, panah vertikal
berarti kopling dan panah konvergen mewakili pencampuran dan homogenisasi
bagian dari dukungan.
Gambar diatas
menunjukkan bahwa dalam dua siklus sintetis 9 dipeptida terbentuk. Dalam siklus
ketiga dan keempat 27 tripeptida dan 81 tetrapeptida akan terbentuk
masing-masing.
Sebuah metode
"sintesis paralel" dikembangkan oleh Mario Geysen dan rekan-rekannya
untuk preparasi susunan peptida. Mereka mensintesis 96 peptida pada batang
plastik (pin) yang dilapisi di ujungnya dengan dukungan padat. Pin direndam ke
dalam larutan pereaksi yang ditempatkan di dalam sumur dari piringan mikrotiter.
Metode ini banyak diterapkan terutama dengan menggunakan synthesizer
paralel otomatis. Meskipun metode paralel jauh lebih lambat daripada
kombinatorial nyata, keuntungannya adalah bahwa hal itu diketahui persis mana
peptida atau bentuk senyawa lainnya pada setiap pin.
Prosedur lebih
lanjut dikembangkan untuk menggabungkan keuntungan baik pisah-campur dan
sintesis paralel. Dalam metode yang dijelaskan oleh dua kelompok lainnya
dukungan padat ditutupi dalam kapsul plastik permeabel bersama-sama dengan tag
frekuensi radio yang membawa kode senyawa yang akan dibentuk dalam kapsul.
Prosedur ini dilaksanakan mirip dengan metode pisah-campur. Pada langkah pisah,
namun kapsul yang didistribusikan di antara pembuluh reaksi sesuai dengan kode
yang dibaca dari tag frekuensi radio pada kapsul.
Sebuah metode
yang berbeda untuk tujuan yang sama dikembangkan oleh Furka et al. bernama
"sintesis senar". Dalam metode ini kapsul tersebut membawa tanpa
kode. Mereka dirangkai seperti mutiara di dalam kalung dan ditempatkan ke dalam
pembuluh reaksi dalam bentuk senar. Identitas kapsul tersebut, serta isinya,
disimpan oleh posisi mereka ditempati pada string. Setelah setiap langkah kopling,
kapsul didistribusikan di antara senar baru sesuai dengan aturan yang pasti.
Sintesis kombinatorial - molekul kecil
Kimia kombinatorial dinamis
menggunakan pendekatan yang berbeda untuk sintesis perpustakaan senyawa.
Perpustakaan kombinatorial dinamis dihasilkan dari serangkaian dari blok
pembangun reaktif yang dapat bereaksi dengan satu sama lain melalui reaksi
reversibel. Dalam hal ini, distribusi produk di perpustakaan ditentukan oleh
stabilitas relatif dari anggotanya. Salah satu komponen pada perpustakaan dapat
distabilkan dengan menambahkan templat daripada yang dapat membentuk ikatan
non-kovalen dengannya. Hal ini mengubah distribusi produk dan lebih menyukai
pembentukan anggota perpustakaan yang stabil dengan mengorbankan komponen.
Teknik material
Teknik material
telah menerapkan teknik kimia kombinatorial untuk penemuan material baru. Karya
ini dipelopori oleh P.G. Schultz et al. pada pertengahan 1990-an dalam konteks
material berkilau yang diperoleh dengan pengendapan bersama unsur-unsur pada
substrat silikon. Teknik ini telah digunakan secara luas untuk katalisis,
pelapis, elektronik, dan banyak bidang lainnya. Penerapan alat informatika yang
tepat sangat penting untuk menangani, mengelola, dan menyimpan volume besar
data yang dihasilkan Jenis baru metode desain eksperimen juga telah
dikembangkan untuk secara efisien mengatasi ruang eksperimen besar yang dapat
ditangani dengan menggunakan metode kombinatorial.
Proses Tradisional
dan Proses Kimia
Kombinatorial
Yang membedakan proses
sintesis kimia secara tradisional dengan proses secara kombinatorial adalah bahwa
dalam proses dengan kimia kombinatorial, pereaksi (reaktan) direaksikan
bersama-sama, dan membentuk banyak hasil reaksi dari reaksi kimia yang
berbeda-beda. Perbandingan antara proses sintesis kimia secara tradisional dan
kombinatorial dapat diilustrasikan sebagai berikut.
Pada sintesis secara tradisional,
sesuai pada contoh di atas, dimisalkan senyawa A direaksikan dengan senyawa B
membentuk senyawa AB. Reaksi dilakukan satu demi satu. Sementara itu, pada
sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang
memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn. Teknik sintesis kimia
secara kombinatorial dapat dibuat dalam campuran (bersatu tetapi susunan kimianya
masih terpisah secara kimiawi) atau sintesis fase padat.
Analisis
Kombinatorial
Proses sintesis molekul-molekul
secara kombinatorial dapat menghasilkan banyak ragam molekul. Kimia kombinatorial
berperan dalam penemuan beragam molekul senyawa baru yang susunannya berbeda,
tetapi serupa. Melalui analisis kombinatorial, dapat diperoleh jumlah molekul
yang terbentuk melalui suatu proses kimia kombinatorial. Perhitungannya
menggunakan aturan perkalian. Misalnya, terdapat tiga kelompok molekul, yaitu R1,
R2, dan R3. Jika diasumsikan tiga kelompok molekul tersebut tidak bereaksi
membentuk senyawa baru dengan sesama kelompoknya, yaitu molekul R1 tidak
bereaksi dengan molekul R1 lainnya, demikian juga R2 dan R3, jumlah molekul
baru yang dapat terbentuk adalah
N R1 × N R2 × N R3
dengan N adalah jumlah molekul yang
direaksikan dalam tiap-tiap kelompoknya.
Proses
Sintesis Kombinatorial pada Fase Padat
Sintesis fase padat
dianggap sebagai awal perkembangan kimia kombinatorial. Hal ini telah
berkontribusi dalam penemuan bahan-bahan baru di bidang obat-obatan, katalisator
(pemercepat reaksi), atau penemuan bahan-bahan alam. Sintesis ini merupakan
sintesis organik dengan menggunakan bahan pendukung dalam wujud padat. Agar
dapat berlangsung, sintesis fase padat memerlukan beberapa komponen, yaitu
1. Bahan polimer yang
inert (tidak tergantung) terhadap kondisi sintesis
2. Pengait substrat
(zat-zat yang direaksikan)
3. Strategi perlindungan untuk dapat melakukan proteksi atau deproteksi
secara selektif terhadap gugus-gugus reaktif.
Sintesis kimia secara
kombinatorial pada fase padat memanfaatkan suatu proses yang dinamakan sebagai sintesis
“campur dan pisahkan”. Proses ini dilakukan dengan membagi bahan pendukung
reaksi berupa resin ke dalam beberapa porsi. Setelah itu, tiap-tiap porsi dimasukkan
ke dalam masing-masing pereaksi untuk mengaktifkan pereaksi. Setelah reaksi pengaktifan
selesai, dilakukan pencucian untuk membersihkan sisa-sisa pereaksi sisa
berlebih. Kemudian, porsi-porsi tersebut dicampurkan secara merata. Setelah
proses pencampuran, hasil reaksinya kemudian boleh jadi dipisah-pisahkan lagi
ke dalam sejumlah porsi. Reaksi dalam sintesis ini menghasilkan jumlah yang
lengkap dari senyawasenyawa dimer (senyawa yang strukturnya merupakan gabungan
dari dua buah komponen penyusun) yang mungkin terbentuk. Jika dimisalkan
terdapat X buah komponen (senyawa) yang direaksikan melalui proses yang telah
disebutkan sebelumnya, jumlah dimer yang terbentuk adalah
X × X
Jumlah tersebut sesuai
dengan aturan perkalian, yang telah disebutkan sebelumnya. Jika proses diulangi
sebanyak n kali dengan mereaksikan hasil reaksi sebelumnya dengan komponen
satuannya (yang berjumlah X), hasil reaksi yang terbentuk meningkat secara
eksponensial, yaitu
Xn
Rumus pada persamaan 12
tersebut sebenarnya merupakan perluasan dari kaidah perkalian, yang juga telah
disebutkan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa hanya dengan beberapa langkah
reaksi, dapat terbentuk banyak ragam molekul yang susunannya berbeda tetapi
mirip.
Proses Sintesis Kombinatorial dengan Larutan
Selain sintesis fase
padat, ada pula sintesis kombinatorial yang dilakukan pada larutan. Hal ini
dilakukan untuk mengatasi keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan
sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan
kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau
sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian
dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain
dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi
prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat. Proses sintesis secara
tradisional melibatkan reaksi secara bertahap. Hasil reaksi dikarakterisasi dan
dimurnikan terlebih dahulu, kemudian melalui proses screening (pemisahan)[9].
Setelah pemisahan, tahap ini dapat dilakukan lagi secara berulang untuk membangun
senyawa analog (senyawa yang berbeda jenis tetapi serupa) lainnya.
Sementara itu, pada sintesis
secara kombinatorial, yang berlangsung secara paralel, substrat bereaksi dengan
sejumlah reaktan lainnya membentuk hasil reaksi sejumlah tertentu. Kumpulan ini
kemudian melalui proses screening, pemisahan molekulmolekulnya, umumnya
tanpa melalui proses pemurnian. Karakterisasi juga dilakukan, tetapi secara lebih
minimum. Saringan yang digunakan untuk screening ini memiliki keluaran
lebih besar daripada yang digunakan pada sintesis secara tradisional.
Seperti pada sintesis kombinatorial
pada fase padat, sintesis larutan secara kombinatorial juga mempercepat pembentukan
senyawa-senyawa baru. Terlihat dari gambar, bahwa pada saat yang bersamaan,
dapat dihasilkan tiga macam hasil reaksi. Setelah terbentuknya hasil reaksi,
karena yang bereaksi pada tahapan selanjutnya adalah kumpulan substrat, hasil
reaksi pada tahap berikutnya juga meningkat jumlahnya secara eksponensial.
Aplikasi
dan Perkembangan Kimia
Kombinatorial
Manfaat terbesar dari
kimia kombinatorial adalah penemuan bahan-bahan baru, khususnya di bidang farmasi.
Proses pembuatan bahan obat-obatan dapat melibatkan proses pemisahan maya (virtual
screening), yaitu menggunakan simulasi dengan bantuan komputer, juga
pemisahan secara nyata (real), yang dilakukan secara eksperimen. Metode komputasi pada virtual screening dalam
pembuatan obat-obatan dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu prediksi atau
simulasi bagaimana suatu senyawa tertentu bereaksi dengan protein sasaran tertentu.
Simulasi dengan komputer ini berguna, khususnya dalam membuat hipotesis atau
merencanakan penyempurnaaan terhadap bahan obatobatan yang sudah ada.
Penggunaan pemisahan
secara maya memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan eksperimen secara
langsung, antara lain
1. biaya yang lebih
rendah, karena tidak perlu membeli senyawa uji
2. dimungkinkan untuk meneliti senyawa yang belum pernah disintesis
tanpa harus melakukan pengujian secara eksperimen langsung
Meskipun pengujian dapat
dilakukan secara maya, tetap dibutuhkan eksperimen secara nyata agar suatu senyawa
hasil uji dapat dimanfaatkan secara nyata. Pengujian secara maya menggunakan
simulasi komputer tetap tidak dapat menggantikan proses pengujian dengan eksperimen
secara sepenuhnya. Selain dalam bidang farmasi, produksi bahan obatobatan,
kimia kombinatorial juga berperan dalam bidang material. Bahan-bahan baru,
seperti misalnya bahan yang dapat menghasilkan cahaya tanpa panas (luminescent)
dengan substrat silikon.
Sumber : Wikipedia
Handiwinoto C. Aplikasi Kombinatorial dalam Sintesis Kimia.
Pertanyaan :
1.
Bagaimana kombinatorial
kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar
dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut?
2.
Pada kombinatorial ada 2
proses sintesis yang umum digunakan yaitu proses sintesis kombinatorial pada
fasa padat dan proses sintesis kombinatorial dalam larutan. Bagaimana menurut
saudara mengenai penggunaan dari kedua proses tersebut ? kapan digunakanya
proses sintesis pada fasa padat dan kapan proses sintesis kombinatorial dalam
larutan digunakan ?

resiltakhairunnisah22.blogspot.com
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terima kasih atas materinya menurut saya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Hayy sil,
BalasHapusLDR kan yaaa? Semangatt yaaaa
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Menurut saya untuk jawaban no. 2 dalam kimia kombinatorial ada 2 proses sintesis yang umum digunakan dimana dalam hal ini Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat.
BalasHapusterimakasih materinyaa..
BalasHapussaya akan menjawab pertanyaan kedua..
menurut saya, Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat.
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapus2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
hai Resiiil ,menurut saya :
BalasHapus2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih sisil
BalasHapusMenurut saya
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Hayy sisil
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
Hai sisil
BalasHapus2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terimakasih materinya kak resil
BalasHapussaya akan menjawab pertanyaan kedua..
menurut saya, Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat.
Terima kasih Kak sisil atas materi yang disampaikan.
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terima kasih Kak sisil atas materi yang disampaikan.
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terima kasih atas materi.
BalasHapusjawaban saya:
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terima kasih Kak sisil atas materi yang disampaikan.
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terimakasih atas penjelesan materinya resilta
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
BalasHapus2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapusterimakasih atas penjelesan materinya resilta
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
hai sila, menurut saya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapus2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Luar biasa
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Luar biasa
BalasHapusMenurut saya kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapus#Resil
BalasHapus#semangatsyg
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
Hai resil,
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terimakasih materinya results.
BalasHapussaya akan menjawab pertanyaan kedua..
menurut saya, Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat.
Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapusterima kasih kk atas materinya menurut saya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Materi yang menarik Sisil,
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerima kasih kk atas materi yg d smpaikan...
BalasHapusMenurut saya untuk jawaban no. 2 dalam kimia kombinatorial ada 2 proses sintesis yang umum digunakan dimana dalam hal ini Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat
BalasHapusMenurut saya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih resilta,
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Haiii resilta
BalasHapusSaya akan menjawab :
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan.
Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat.
terimakasih pemaparannya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial,
BalasHapushai sisil terimakasih pemaparannya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapusterimakasih atas penjelesan materinya resilta
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih atas materinyaa. Menurut jawaban no 2 itu :
BalasHapusPenggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih materinya kak.
BalasHapusjawabannya
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn
BalasHapus2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
BalasHapusMateri yang menarik Sisil,
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Trimakasih atas penjelasan materinya resilta
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terima kasih atas materinya menurut saya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terima kasih atas materinya menurut saya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih materinya kak.
BalasHapusjawabannya
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih kak sisil atas materinya
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih atas postingan nya, sangat bermanfaat sekali materi nya
BalasHapusTerimakasih kak sisil atas materinya
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Terimakasih atas postingan nya, sangat bermanfaat sekali materi nya
BalasHapusTerimakasih kak sisil atas materinya
1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
Insyaallah bermanfaat.
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.
terimakasih atas penjelesan materinya resilta
BalasHapus1. Kombinatorial kimia dapat digunakan untuk menyiapkan perpustakan senyawa dalam jumlah besar dan kemudian mengidentifikasi komponen dari perpustakaan tersebut pada sintesis secara kombinatorial, dimungkinkan untuk membuat setiap kombinasi yang memungkinkan, mulai dari A1 hingga An, dengan B1 hingga Bn.
2. Penggunaan kedua proses tersebut bergantung pada bahan pendukung yang digunakan. Pada proses sintesis kombinatorial pada fasa padat digunakan saat bahan pendukung berwujud padat atau berupa resin. Dan pada proses sintesis kombinatorial dalam larutan digunakan ketika ada keterbatasan pada sintesis fase padat. Keterbatasan/kekurangan sintesis fase padat untuk sintesis secara kombinatorial, antara lain bahan kimia yang berwujud padat terbatas dan terdapat kesulitan pada saat memantau sejauh mana reaksi berlangsung ketika substrat (bagian yang menjadi perhatian dari reaktan) dan hasil reaksi terkait pada bahan berfase padat. Kelebihan lain dari sintesis dengan larutan adalah tidak diperlukannya bahanbahan yang menjadi prasyarat untuk melakukan sintesis pada fase padat.